Beranda

HALAL BI HALAL DISDIK 1433 H

PDF Cetak Surel

HALAL BI HALAL DIKNAS 1
Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu menggelar acara halal bi halal yang dilaksanakan di Aula Asrama Haji, Jalan Sisingamangaraja, Ujung Bandar – Rantauprapat, Rabu (5/9-12).
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD, Wakil Bupati Suhari Pane SIP, Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH, Asisten Administrasi Umum Drs H Sarbaini, Asisten Administrasi Umum Elfin Riswan SE, para Kepala SKPD, KUPT Diknas, para Kepala Sekolah mulai dari tingkat TK sampai SLTA, para pejabat struktural dan fungsional di jajaran Dinas Pendidikan yang berjumlah 800 orang. Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dalam arahannya mengatakan, perhatian pemerintah terhadap guru dalam 5 tahun terakhir semakin besar. Ini ditandai dengan semakin banyaknya dana kesejahteraan yang diterima guru mulai dari dana sertifikasi, dana insentif dan lain sebagainya.

HALAL BI HALAL DIKNAS 2

Perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah juga cukup besar, kata Tigor, ditandai dengan pengalokasian anggaran sebesar 20 % pada APBN dan APBD untuk dunia pendidikan. “Besarnya alokasi anggaran itu diharapkan akan memajukan dunia pendidikan kita,” harap Tigor.

Demikian juga dengan Pemkab Labuhanbatu, tambah Tigor, masalah pendidikan merupakan salah satu tujuan utama pembangunan di daerah ini, karena hanya dengan pendidikanlah kita dapat meningkatkan tarap hidup. “Kita tidak bisa lagi berharap kepada sektor pertanian, karena lahan di Labuhanbatu semalam menipis,” ungkapnya.

HALAL BI HALAL DIKNAS 3
Pada bagian lain Tigor mengatakan, kegiatan halal bi halal itu bukan datang begitu saja, tetapi sudah terjadwal dengan baik dengan harapan akan terwujud keakraban antara guru dengan pimpinan daerah dan guru dengan pimpinan Dinas Pendidikan. “Saya merasa bangga, karena yang hadir pada acara ini cukup banyak, ini menandakan tekad kita untuk memajukan dunia pendidikan semakin kuat,” katanya.

Bupati Labuhanbatu yang juga mantan staf pengajar luar biasa di Fakultas Kedokteran USU itu meminta kepada para guru di daerah ini untuk menanamkan cinta terhadap kebersihan, disiplin dan hormat kepada orang tua terhadap anak didiknya. Berikan contoh dan arahan, kata Tigor, dengan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, mencuci tangan sebelum makan dan mematuhi perintah orang tua. “Kebiasaan seperti ini tidak akan terasa manfaatnya saat ini, tetapi pada 10-20 tahun ke depan setelah anak tersebut dewasa baru kita rasakan hasilnya,” jelas Tigor, seraya mengatakan generasi tua saat ini tidak sungkan membuang sampah sembarangan karena saat masih kanak-kanak dulu tidak diajarkan untuk membuang sampah pada tempat yang ditentukan.

Terkait dengan kebersihan itu, Tigor meminta seluruh kepala sekolah di daerah ini untuk memperhatikan ruang kelas, halaman dan khususnya kamar kecil (WC) di sekolah masing-masing. “Saya tidak akan mentolerir kepala sekolah yang WC sekolahnya kedapatan jorok tidak layak digunakan,” tegas Tigor.

Sementara itu Kadis Pendidikan Drs Iskandar mengajak seluruh pegawai di jajaran Dinas Pendidikan, apakah itu guru, staf, pejabat struktural dan fungsional untuk saling memupuk rasa kebersamaan. “Jangan membuat statement kalau tidak tahu masalahnya, lebih baik diam dari pada perbuatan kita itu membuat masalah baru,” kata Iskandar.

kolasehalalbihalal
Terkait dana sertifikasi yang belum dibayarkan, Iskandar mengatakan, akan melakukan konsultasi ke MA berhubung sudah adanya keputusan berkekuatan hukum tetap (inkracht) terhadap mantan bendaharawan dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu. “Kita akan jemput keputusan itu, apakah disana ada disebutkan kewajiban Pemkab Labuahnbatu untuk membayarkan dana sertifikasi itu. Kalau dalam keputusan itu ada menyebutkan hal itu, kita akan upayakan memasukkannya pada R-APBD 2013 yang akan datang,” jelasnya